Yuhuuuu...balik lagi dipostingan review mamak nih. Kali ini, gw mau menulis soal "SLOW COOKER" Yup! Sesuai namanya, alat ini adalah alat memasak dengan kecepatan slow a.k.a lambat, bukan kaya proses masak cepat jadi macem kaya di kompor. Awalnya, gw beli slow cooker ini ketika pas masih kerja. Berhubung jam kerja gw saat itu ajaib, berangkat sore pulang tengah malem. Jadi kayaknya buat bangun pagi dan masak unyu gitu, duh badan hamba kagak kuat coy.. Jadi, setelah mendapat izin dari suami tercinta bolehlah hamba beli slow cooker ini, bermodalkan persentasi bahwa alat ini akan berguna saat si bayi mulai MPASI. Gw dengan sabar membeli alat ini dan mencari harga semursidah mungkin ( emak-emak gamau rugi mode:on) Okay, langsung saja... Slow cooker yg gw punya ini merk Baby Safe yang tipe LB-007 kalau gw ga salah inget. Tipe ini merupakan tipe slow cooker yg ada timernya. Kapasitas nya untuk 0,5 Liter. Baby safe sendiri punya beberapa tipe slow cooker ada yg tanpa timer, ada...
Terkadang, niat baik memang tidak selalu mendapatkan jalan mulus. Pernah gak ada di posisi kita mencoba memperbaiki hubungan dengan seseorang, yang sangat kita tidak suka. Berharap satu hari berjalan lancar saat berinteraksi bersama. Perasaan campur aduk yang menghabiskan energi untuk bersama orang itu di dalam satu ruangan sangat menyiksa. Waktu berjalan sangat lambat apabila bersamanya, dan sangat terasa menyiksa. Berkali-kali aku berniat memperbaiki hubungan dengan orang ini, banyak berdoa, minim interaksi atau ya sekedarnya saja. Namun, ketika waktu sedang berjalan, dan semua terlihat normal. Percikan api sedikit saja mampu memporak porandakan rencanna baik yang sudah terususn dengan rapih tadi. Seketika perdebatan tak penting menyulut pertengkaran hebat. Rasanya lelah, menjelaskan apapun yang sepertinya selalu saja di matanya dan tidak sesuai dengan standar. Memang jelas dari awal sudah beberda pandangan, Ternyata masih banyak yang tidak bisa mendengarkan. Setiap bertem...
Hai... Sebenarnya sedang tidak ingin menulis apapun, tapi hanya ingin mengetik. Paham kan? seringkali hal-hal kayak gitu muncul. Setelah 3 hari ini menamatkan 3 series sekaligus.. sambil urus anak dan nemein anak main juga urus rumah, rasanya isi kepala kayak penuh. Tapi sedang tidak ingin menulis apapun secara spesifik. Series pertama yang gw tamatin minggu ini ada Hospital Playlist season 2. Kamis ini biasanya nunggu geng 1999 praktek di rumah sakit Yulje. Tapi sudah selesai, hawa-hawa season 3 pun belum kelihatan. Padahal masih banyak pertanyaan dan juga haus scene antara Min Ha dan Seok Yong. Kalau Ik Jun dan Song Hwa boleh lah intermezo sedikit-sedikit, habisnya udah keseringan lihat mereka bareng pas temenan. Tapi itu semua terserah sutradara dan penulis naskah. Ya setidaknya di akhir pekan masih bisa nunggu Hometown ChaCha. Awalnya gw kira itu drama ringan gataunye bikin overthinking juga, gapapa deh lumayan seger scenerynya di daerah pedesaan dekat pantai. Teru...
Komentar
Posting Komentar