Menjadi dewasa, berarti meninggalkan segala kebiasaan lama yang sangat digemari saat muda, seperti bangun siang, malas mandi, rebahan sepanjang hari, atau duduk menuju maghrib sambil bengong gak ngapa-ngapain. udah lupa rasanya hidup di hari tanpa tidak khawatir sedikit pun. Kapan terakhir kali bermalas-malasan secara fisik dan juga psikis ya? meski rasanya ingin sekali memutar waktu lagi, tapi tidak mungkin. Hidup ternyata benar-benar semelelahkan itu. Gak apa lah untuk mengeluh sesekali. Memang paling enak ketika masih menjadi seorang anak kecil. waktu kecil, tapi maunya cepet dewasa... sekarang sudah dewasa malah mau balik lagi menjadi anak kecil, dasar manusia. semakin ke sini semakin ingin rasanya mengulang semuanya dengan benar, perencanaan pendidikan, keuangan, bahkan pengetahuan. Jadi dewasa bukan berarti berhenti belajar. Jadi dewasa bukan berarti semua pemikirannya terbuka. banyak ku temui orang dewasa yang bahkan pikirannya tertinggal jauh di usia remajanya. Menjad...
Tak selamanya, langit itu akan berwarna cerah, Kadang ia berwarna teduh oranye, ataupun abu-abu kelam, bahkan menghitam.. Tak selamanya, mentari akan menyinari langit itu, Kadang badai dan hujan menyambanginya sesekali.. Tak selamanya bintang muncul di langit itu, Kadang petir menyambar dan kilat beradu cahaya.. Namun tetap, yang namanya langit itu misteri. Bulan kadang bertengger indah, melebarkan umbra dan penumbranya ke penjuru arah. Tak jarang, komet dan meteor mampir, walau dalam dekade waktu yang lama... Tetap saja, langit begitu luas, dan penuh teka-teki.. Mereka yang senang menengadahkan wajahnya ke atas, sekedar untuk berdoa, atau mengucap rindu.. Langit, pun setia menunggu..merubah tiap uap harapan menjadi gumpalan awan yang terus berjalan. Tak selamanya, semua terasa bahagia, ketus dan kutukan pasti terucap begitu saja.. Namun, cinta membawanya kembali terbang mengangkasa... Seluas langit, sekokoh langit, seteduh fajar, dan sehangat malam-malam di negeri tropi...
Aku baru menjadi Istri, Ibu dan Anak juga menantu belum genap 10 tahun, namun di fase ini, kehidupan berjalan dengan sangat lambat. Ini adalah tulisan yang mungkin tak akan pernah kalian baca, atau kalau kalian menemukan tulisan ini, ini adalah sebuah pengalaman pribadiku yang tak bisa aku ungkapkan dengan langsung. Pertama, perjalanan ku menjadi Isri. Tentu setelah dinikahi oleh seorang pria, status ku berubah dari menjadi seorang wanita muda lajang, menjadi istri orang. Aku keluar rumah cukup cepat, 3 hari setelah pernikahanku aku pamit untuk bulan madu. Lalu minggu depannya proses pindahan ke rumah mertua. Ya, kehidupan pernikahan awal-awal memang sangat lah menyenangkan, namun bukan berarti setelahnya tidak. Semua hanya bertransfrormasi menjadi proses adaptasi yang panjang. Di usia pernikahan ku yang memasuki tahun keempat ini, memang masih bisa dibilang sangat lah sebentar, dibandingkan dengan mereka yang sudah menikah puluhan tahun. Namun, memang benar, proses mengena...
Komentar
Posting Komentar